Di tahun 2013 ini saya mendengar kabar berita seorang pekerja meninggal karena kebanyakan kerja sudah dua kali dan keduanya pekerja dunia advertising. Yang pertama terjadi di China bulan Mei kemarin dan satu lagi baru saja beberapa hari lalu. Kejadian yang kedua membawa dampak lebih besar kelingkaran sosial saya karena mutual friends kami banyak bersinggungan walau saya pribadi belum mengenalnya.
Yang pertama berumur 24 tahun, meninggal karena serangan jantung setelah lembur berkali-kali sampai jam 11 malam. Lalu yang kedua diduga karena kombinasi kelelahan dan konsumsi Krating Daeng.
Saya pribadi sering juga bekerja overtime sejak masih kuliah sampai beberapa waktu yang lalu bekerja sepanjang akhir minggu dari pagi sampai jam 12 malam atau 1 pagi atau lebih. Jadi terus terang saya berpendapat penyebabnya bukanlah dari overtime tetapi banyak hal lain.
- Redbull
Sejak saya kuliah lebih satu dekade lalu, setiap saya melihat ada teman mengkonsumsi Krating Daeng atau Redbull atau minuman energi lain demi lembur bikin tugas/skripsi/kegiatan kampus maka saya selalu mengingatkan dan kadang sampai membuang botol/kalengnya (beberapa sempat bertengkar juga sih). Karena meminum minuman energi seperti itu, memerlukan kegiatan fisik yang lebih berat dan mengeluarkan keringat banyak plus harus mengkonsumsi banyak air putih. (lebih cocok buat campuran Jagger Meister buat JaggerBomb lalu disko).
Awal mulanya adalah karena ada kawan yang tepar masuk rumah sakit karena lembur lalu minum Krating Daeng.
- Lingkungan Kerja
Linkungan kerja yang individualis membuat rekan-rekan kerja jarang ada yang mengingatkan teman kantornya untuk beristirahat. Banyak yang ga enakan atau cuek atau atasan yang pengen tau hasilnya saja tanpa peduli keadaan bawahan.
- Pengaturan Ritme Kerja
Saya selalu diingatkan untuk tidak bekerja nonstop. Oleh kolega saya orang Perancis dia bilang setiap satu jam jalan-jalan lah barang lima menit, walau sekedar cuci muka, ke wc, ambil air minum atau menikmati kopi diluar kubikel.
Menurut dia, meminum kopi itu ga boleh di kubikel atau meja kerja (saya sering melanggarnya terus terang).
Tidak semua orang menyukai konsep ini, tapi saya suka dan para kolega dari Perancis saya lihat memang sebentar2 mereka nongkrong ditaman. Karena kemampuan mereka menyusun ritme kerja maka kerjaan mereka tetap rapih dan beres. Salah satunya malah menyarankan power nap ditengah pekerjaan.
Masih banyak yang ingin saya utarakan mengenai topik ini, tapi hari sudah malam dan mungkin dilanjutkan dilain waktu.
No comments:
Post a Comment