Sunday, December 29, 2013

2013

Tradisi setiap akhir tahun adalah menulis hal-hal berkesan ditahun yang segera berakhir ditambah dengan harapan-harapan ditahun mendatang dan saya tidak berusaha untuk mengubah tradisi tersebut, maka mari menikmati tulisan ini.

Tahun 2012 lalu ditutup dengan meninggalnya salah satu oom (paman) yang terdekat dengan keluarga saya setelah lama sakit sehingga seberapapun menyenangkannya tahun itu rasanya jadi kurang maksimal karena kehilangan tersebut, sehingga harapan saya di 2013 yang tinggal beberapa hari lagi akan berakhir tidak ada berita-berita menyedihkan yang datang.

Ini adalah beberapa highlight yang saya ingat dan bisa dibilang berkesan, yang ternyata beberapa diantara terjadi dipenghujung tahun;

• ESCAPE bersama Green Sands.
Petualangan dimulai dari naik kereta menuju Malang, naik kuda di Bromo, kecebur rawa dipedalaman hutan gambut di Taman Nasional Berbak, naek speedboat hampir nyasar diperairan Natuna, menyaksikan raja Orangutan lagi baik-baikin betina dan salah satu yang paling berkesan adalah berjumpa dengan Robin Lim (yang ternyata ibunya teman saya).

 Hidup saya terdefinisi ulang karena Escape.

• Johor Bahru
Tiba-tiba seorang kawan yang bekerja di Airasia menelpon dan mengajak saya meliput kota Johor Bahru dengan iming-iming mengunjungi Legoland. Ya iyalah saya iyakan lansung. :))
(Desember 2013)

• Bali bersama orang tua.
Akhirnya bisa mengajak orangtua jalan-jalan yang bukan sekedar mall di Jakarta atau makan bakmi di Kelapa Gading. Ide yang rada-rada impulsif ini bermula dari pembicaraan ditelpon mami saya dengan kakaknya yang bercita-cita ingin ke Bali bareng-bareng (kebetulan tante saya belum pernah ke Bali); ya udah kebetulan ada uang dan tiketnya ternyataaaa lagi bersahabat harganya, jadilah kita berempat ke Bali.
(Desember 2013)

• Juri Hard Rock Calling 2013 di Bali
Setelah dua event sebelumnya Indonesia berhasil mengirimkan wakil ke festival Hard Rock Calling di London (dimana saya berandil jadi juri dikeduanya). Maka rasanya sudah waktunya sesumbar kalau ditahun ketiga ini Indonesia akan mengirimkan wakil lagi ke London jika saya dan Wendy Putranto jadi jurinya. 
Kali ini saya dan duet mr. Wendy Putranto rupanya harus belajar tentang "janganlah sesumbar" hahaha... tapi lumayan lah hampir seminggu nongkrong di Hard Rock Hotel Bali. 
(April 2013)

• Sunday Market Surabaya.
Event ini membuka kembali aspirasi saya untuk berkarya, setelah sempat kehilangan ambisi dalam menjalani karir sebagai seniman karena merasa semua yang ingin saya capai sudah tercapai (ehm) saya menemukan kembali cita-cita baru. Terinspirasi dari berbagai obrolan dan pertemuan :)
(Desember 2013)

• RSC x DRS present IDENTITE
Event di Singapura dan membawa dua band dari Indonesia, ini adalah event yang sangat berkesan bagi saya. Karena membuat cita-cita saya membangun network Asia selangkah lebih maju. Terimakasih kepada #AExchange yang mendukung total acara ini.
(November 2013)

Sementara itu harapan saya di 2014 adalah supaya jumlah cap imigrasi di passport bertambah signifikan dengan destinasi-destinasi baru juga semoga bisa meredeem point dari berbagai loyalty program maskapai penerbangan. Saya suka sekali terbang. :)

Oiya dan tentu saja; semoga tetap bisa bekerja di Hyperreal Movement dan semakin maju, sehat dan lain-lain.


Sementara dibawah ini ada beberapa lagu yang cukup menjadi heavy rotation diplaylist, rilisan 2013 (in no particular order):


duo ini adalah favorit saya, album ini adalah pencapaian terbaik mereka secara pengolahan rekaman dan saya masih menganggap konser mereka kemarin tidak terjadi (saya tidak datang).

 

Suaranya menghantui hidup saya siang, malam, pagi dan sore.

 
Suasana album ini lebih berat dari hidup saya, sehingga membuat hidup saya terasa lebih ringan.

 

Album ini rada beda dengan album-album sebelumnya, jadi lebih experimental, steady dan melodius. Lagu ini bisa dibilang salah satu lagu terindah dekade ini. :)

 

Konser mereka di 2012 adalah highlight saya ditahun tersebut, dan album ini tentu saja terputar berkali-kali diplayer saya sampai berbulan-bulan kemudian.

 
Kvelertak segera menjadi salah satu band metal favorit saya setelah album Kvelertak, dan album Meir ini cocok untuk semua suasana.

 
Salah satu lagu terseksi dan videoklip tercantik yang pernah saya alami.
 
Album ini berbeda dengan album-album sebelumnya, dan saya masih menikmati Arcade Fire berkali-kali.

 
Setelah hiatus lalu mereka kembali dengan album yang brilian. :) ga sabar untuk bisa menyaksikan live nya sekali lagi.

 
Tidak beberapa lama setelah menyaksikan live mereka di Singapura, album ini rilis dan saya bahagia. :)


Sementara sekian dulu ya. :)

No comments:

Post a Comment